• Breaking News

    Top Ad

    Senin, 12 Desember 2016

    Sholat Subuh Berjamaah Tak Tinggalkan Sampah Sedikitpun, Beda Dengan PKI 412


    Di tengah perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyambut acara ulang tahun Ponpes Daarut Tauhid pimpinan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dibarengi dengan kegiatan sholat Shubuh Berjamaah yang diikuti oleh ribuaan peserta dari pelosok daerah.
    Namun uniknya, di tengah membludaknya jamaah muslimin yang mengikuti sholat Shubuh berjamaah di Masjid Pusat Dakwah Indonesia (Pusdai), Bandung, Senin dini hari (12/12) ini, ternyata tetap mengutamakan kebersihan.
    Terlihat, pasca acara itu rampung, tak terlihat sampah yang berceceran seperti biasanya acara yang diikuti ribuan orang. Pasalnya, penggerak acara ini, Pimpinan Pesantren Daarut Tauhid Aa Gym, tetap mengajak para jamaah agar tak meninggalkan sampah sembarang.
    “Ingat, kepada seluruh peserta shalat berjamaah jika nanti meninggalkan tempat acara untuk tetap menjaga kebersihan, jangan membuang sampah sembarangan,” tegas Aa Gym di sela-sela ceramahnya, Senin (12/12).
    Terlihat, usai shalat berjamaah dilaksanakan, pasukan santri Daarut Tauhid pun terjun langsung membersihkan area-area yang nampak sampah berserakan.
    Namun uniknya, terlihat di hampir susut-susut area masjid tidak terlihat sampah.
    Memang, sejak Minggu (11/12) malam, hingga pukul 03.00 WIB, terus menerus para umat Islam memadati mesjid Pusdai di Jalan Diponegoro, Kota Bandung ity.
    Mereka antusias hendak mengikuti gerakan shalat Subuh berjamaah dan shalat malam bersama yang kemudian diikuti dengan tabligh akbar di lapangan Gasibu, Bandung. Jarak dari masjid Pusdai hingga lapangan Gasibu sekitar 1 kilometer.
    “Kita! Kita! Kita! Kita! Kita nyampaah..!”
    Kebersihan memang tak jauh dari setiap aksi umat Islam ini. Sebelumnya, dalam Gerakan Bela Islam, mulai dari yang pertama sampai yang ketiga, kebersihan tetap diperhatian. Sehingga, ketika aksi selesai para peserta aksi itu ramai-ramai memungut sampah untuk dikumpulkan dan dibuang pada tempatnya. Dengan begitu, tak berceceran sembarangan.
    Ini sangat berbeda dengan Parade Kebhinekaan Indonesia (PKI) beberapa hari lalu dimana di atas panggung Surya Paloh berteriak, “Kita! Kita! Kita! Kita! Kita! Kita….!” Entah apa maksudnya. Yang jelas sehabis acara sampah menggunung dimana-mana, tanaman banyak yang rusak, bahkan tenda panitia digulung angin puting beliung.

    Sumber : Eramuslim.com

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Fashion

    Beauty

    Travel