• Breaking News

    Top Ad

    Kamis, 10 November 2016

    TAKBIR MERUPAKAN SEMANGAT YANG MEMERDEKAAN BANGSA INI



    RAMBAHMEDIA - Jakarta - Ketua Umun PP. Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam sambutannya di acara DIALOG PUBLIK, dengan judul "Politik, Pemimpin dan Etika Komunikasi Publik",(10/11). Dipembukaan sambutannya diawali dengan takbir 4 kali dan merdeka.

    Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwasanya “takbir” merupakan kata-kata yang memerdekakan, meskipun ada pihak-pihak tertentu yang menganggap bahwa setiap orang yang meneriakan “takbir” diindikasi radikal. Imbuhnya sangat disayangkan presepsi ini, ini perlu kita luruskan kembali, dengan “takbir” para pejuang-pejuang Indonesia muncul semangat untuk memerdekakan Indonesia. Namun, sekarang “takbir” mulai di reduksi sehingga seolah-olah umat islam tidak ada andil dalam memerdekakan bangsa ini, justru saat ini orang yang meneriakkan “takbir” dituduh dengan tuduhan macam-macam. Ini merupakan hasil dari stigmasisasi komunikasi publik yang kurang baik.

    Dalam lanjutan pidatonya, Dahnil Anzar Simanjuntak menyayangkan adanya komunikasi publik dengan memanfaatkan media oline untuk menebar berita-berita tidak benar, yang lebih parah lagi menyebar fitnah dimana-mana.

    Dahnil Anzar Simanjuntak heran dengan media-media online yang menggunakan nama nasionalis, dan akun-akun media social yang sering menebar berita-berita fitnah, tidak ada tindakan tegas dari kominfo, namun media-media islam yang memberikan berita kebenaran malah di tutup. Ada apa sebenarnya ? tandasnya.

    Diakhir sambutannya, Dahnil Anzar Simanjuntak berpesan kepada suluruh awak media agar memberikan informasi sesuai dengan fakta dan tidak memelintirkan berita ataupun menebar fitnah.

    (Ntz/Hn)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Fashion

    Beauty

    Travel