"Terpantau gerak EUR, AUD, JPY, CNY, dan beberapa mata uang lainnya cenderung melemah," ungkap Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, dalam keterangan risetnya yang diterima Metrotvnews.com, Senin (28/3/2016).
Tidak hanya mata uang negeri luar saja, Reza menyebutkan, mata uang Garuda pun terkena imbas USD terapresiasi, sehingga rupiah mengalami pelemahan.
Sebelumnya dikatakan, penguatan rupiah diharapkan dapat berlanjut, meski sentimen dari dalam negeri masih minim dan masih adanya kecenderungan melemahnya sejumlah harga komoditas yang kemungkinan berimbas pada masih menguatnya laju USD.
Nilai tukar rupiah, menurut Reza, berpeluang akan kembali melemah jika tidak adanya sentimen positif dari harga komoditas maupun sentimen lain. Pada akhirnya rupiah akan tidak mengalami penguatan.
"Tetap cermati sentimen yang ada pada rupiah. Level support rupiah pada Rp13.265 per USD dan resisten Rp13.235 per USD," pungkas Reza.
Sumber : Metrotv
Tidak ada komentar:
Posting Komentar