Anton Charliyan Dimutasi dari Kadiv Humas Polri
Jakarta – Mabes Polri kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah jabatan di struktur organisasinya. Dalam surat telegram dengan nomor ST/936/IV/2016 per tanggal Kamis (14/4/2016), sejumlah jabatan di lingkungan Polri mengalami pergantian. Posisi Kadiv Humas Polri yang dipegang oleh Irjen Anton Charliyan kini akan segara diambil alih oleh Brigjen Pol. Boy Rafli Amar.
Boy Rafli Amar yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Banten sudah tidak asing lagi dalam Divisi Humas Polri karena sempat lama menjadi Kepala Bagian Penerangan Umum dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat. Sementara itu Irjen Anton Charliyan akan menjabat sebagai Kapolda Sulsel menggantikan Irjen Pudji Hartanto, yang pindah tugas menjadi Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
Selain itu, Kabaintelkam Komjen Djoko Mukti Haryono juga akan memasuki masa pensiun. Jabatan yang akan ditinggalkannya itu akan digantikan Irjen Noer Ali yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.
Kakorlantas Irjen Condro Kirono akan menggantikan Noer Ali sebagai Kapolda Jawa Tengah. Brigjen Pol. Agung Budi Maryoto yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan dipromosikan menjadi Kakorlantas guna mengisi jabatan yang ditinggalkan Condro.
Kapolda DIY Brigjen Erwin Triwanto akan menggantikan posisi yang ditinggalkan Brigjen Pol. Agung Budi Maryoto sebagai Kapolda Kalimantan Selatan. Karorenmin Baintelkan Brigjen Prasta Wahyu Hidayat dimutasi menjadi Kapolda DIY.
Sebagaimana diketahui, Irjen Anton Charliyan beberapa waktu lalu melakukan pembelaan mati-matian terhadap Densus 88 terkait kasus kematian Siyono, seorang imam Masjid Muniroh di Cawas, Klaten. Tanpa pikir panjang, Anton menyimpulkan bahwa siapapun yang menunjukkan kepedulian terhadap Siyono adalah “pembela teroris”. Ucapannya itu menyakiti perasaan umat Islam, termasuk Muhammadiyah yang merupakan pihak terdepan yang berusaha mencari keadilan bagi Siyono.
Sumber : Lasdipo.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar