London – Seorang Satpam di Inggris menerima hukuman penjara selama lima tahun setelah ia membagikan ribuan pesan di Twitter yang berkaitan dengan ISIS, menurut pernyataan polisi setempat, Kamis (28/04)
Mohammed Moshin Ameen (23 tahun) mengaku mengunggah kicauannya menggunakan 42 akun yang berbeda di situs jejaring sosial selama periode tujuh bulan, tahun 2015 lalu.
Pengadilan di pusat kota London mengatakan Kamis (28/04), Ameen dihentikan oleh polisi setelah membeli tiket pesawat sekali jalan ke Istanbul terkait dugaan ingin bergabung dengan Daulah di Suriah.
Dalam 8.000 kicauannya, ia membagikan secara online foto-foto dirinya sedang memegang senjata dan link ke video propaganda milik ISIS.
Ameen, yang tinggal di London, bekerja sebagai penjaga keamanan shift malam.
Komandan polisi Dean Hayton, yang memimpin penyelidikan, mengatakan setelah hukuman dijatuhkan bahwa bahaya penyebaran kebencian dan mendorong orang lain untuk melakukan aksi kekerasan tidak dapat pandang sebelah mata.
“Petugas saya menyaring lebih dari 4 juta terabyte data dan mengumpulkan bukti-bukti yang luas untuk membangun kasus mereka dan membuktikan bahwa Ameen berada di balik ribuan tweet pro-ISIS.”
Indonesia juga memiliki kasus yang hampir mirip dengan ini beberapa tahun silam, ketika banyak sekali warga Indonesia yang diculik oleh aparat karena hanya menggunakan atribut yang berbau ISIS, atau yang berbau kalimat Syahadat Laa ilaha illa Allah.Sumber : Lasdipo.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar