Jakarta – Senior Vice President Global Patrnership Communication Dept ACT, N. Imam Akbari, menegaskan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan adalah salah satu esensi yang menyebabkan perdamaian dunia yang mudah untuk diwujudkan. Sehingga, satu bangsa dengan bangsa lain perlu adanya diplomasi untuk menjalin hubungan.
“Saya rasa diplomasi kemanusiaan adalah hal yang efektif, kita menerjemahkan diplomasi bukan sekedar basa-basi tapi memang bagaimana pola hubungan antar saudara itu tidak hanya didasari oleh urusan untung rugi, urusan politik, urusan perdagangan, dan urusan keamanan saja,” tutur N. Imam Akbari kepada Kiblat.net, Senin (02/05/2016), di Jakarta.
Namun, dia menyayangkan adanya melalui dengan isu-isu tertentu sehingga mengahalangi lembaga kemanusiaan untuk berjuang membantu korban di bangsa lain, seperti di Suriah.
“Isu Isis, isu terorisme dan itu jujur sangat melukai dan menciderai perjuangan kemanusiaan yang sungguh kita lakukan, apakah ini sengaja atau tidak kita tidak menafsirkan secara lebih,” tegasnya.
Dalam hal ini, dia menegaskan bahwa membantu krisis kemanusiaan di negara konflik atau negara terkena musibah adalah sama saja membangun sebuah peradaban yang lebih baik. Sehingga, dia mengajak semua pihak untuk jujur dan menegakkan kebenaran dalam konteks kepedulian terhadap kemanusiaan.
“Kita mempunyai kepedulian terhadap sesama, kepedulian terhadap tetangga kita, bukan hanya untuk gagah-gagahan, bukan untuk mencari pengaruh, bukan untuk mencari tepuk tangan, bukan untuk pujian, tapi inilah esensi yang seharusnya dimiliki oleh pemimpin bangsa,” pungkasnya.
Sumber : Kiblat.net
Tidak ada komentar:
Posting Komentar