Pontianak – Pemerintah Kota Pontianak membuat satu terobosan tersendiri untuk membuat masyarakat Muslimnya akrab dengan Al-Qur’an. Bagi anak yang akan masuk ke sekolah SMA/ sederajat, mereka disyaratkan memiliki sertifikat khatam Al-Qur’an.
“Sertifikat khatam Al-Qur’an tersebut harus ditandatangani oleh setingkat Wali Kota Pontianak, kalau tidak maka murid yang bersangkutan akan dilakukan bimbingan khusus agar bisa cepat dalam mengenal Al-Qur’an,” kata Sutarmidji dalam sambutannya pada acara khataman Al-Qur’an secara massal di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Ahad (08/05).
Sutarmidji menjelaskan, persyaratan tersebut dilakukan agar generasi mendatang, terutama umat Muslim, tidak ada lagi yang tidak bisa membaca Al-Qur’an.
“Ke depan, saya targetkan semua murid SD yang Muslim sudah harus bisa baca tulis Al-Qur’an, tamat SMP sudah khatam Al-Qur’an,” ungkapnya.
Wali Kota Pontianak Sutarmidji menambahkan, tahun depannya acara khataman Al-Qur’an akan lebih besar lagi, yang akan tetap dipusatkan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.
“Ada sekitar 1.100 anak-anak SD yang mengikuti khataman Al-Qur’an massal hari ini, yang sekitar 90 persen dari murid-murid guru ngaji tradisional,” ujarnya.
Menurut dia, selama ini banyak masyarakat menilai sudah tidak ada lagi murid-murid dari guru ngaji tradisional. “Hari ini kami buktikan, ternyata masih banyak murid-murid dari guru ngaji tradisional yang ada di Kota Pontianak,” ujarnya.
Sutarmidji menambahkan, pelaksanaan khataman Al-Qur’an ini memang benar-benar dari anak-anak yang telah mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an.
“Tujuan dilakukannya khataman Al-Qur’an dan pembelajaran agama tersebut, agar generasi mendatang paham betul tentang ajaran agam Islam, sehingga tidak berbuat yang menyimpang, seperti menggunakan narkoba dan lain sebagainya,” kata Sutarmidji.
Selain itu, dia juga meminta para penyuluh agama Islam dan guru ngaji agar mengajarkan kepada generasi muda bagaimana shalat yang baik dan benar menurut agama Islam. “Sehingga tidak ada lagi anak-anak muda yang tidak tahu bagaimana shalat yang baik dan benar,” katanya.
Sumber : Kiblat.net

Tidak ada komentar:
Posting Komentar