Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi’i menilai bahwa penangkapan lima warga negara Cina ilegal oleh TNI AU jadi bukti kurang berpihaknya pemerintah kepada rakyat. Menurutnya hal itu juga menunjukkan bahwa Indonesia tak memiliki wibawa.
“Yang jelas ini bukti kurang berpihaknya pemerintah kepada rakyat,” kata Muhammad Syafi’i kepada Kiblat.net di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (29/04).
Pernyataan itu diungkapkan Syafi’i dengan alasan bahwa saat ini kehidupan rakyat Indonesia sedang sulit dan banyak yang membutuhkan pekerjaan. Tapi, di sisi lain orang-orang asing begitu mudah masuk dan bekerja di Indonesia.
Politisi Partai Demokrat itu menyayangkan sikap pemerintah yang tidak membatasi masuknya warga asing ke Indonesia. Naasnya, warga negara asing hanya memiliki keahlian sama dengan warga Indonesia.
“Seperti pekerja-pekerja bangunan, pekerja pabrik yang sebenarnya itu pemerintah harus memberikan prioritas untuk didistribusikan untuk rakyat Indonesia. Tidak diberikan kepada pekerja-pekerja asing,” ujarnya.
“Kita macam tidak ada wibawa sama sekali,” sesalnya.
Menurut Syafi’i, tak jelas rakyat Indonesia menikmati dampak investasi pihak. Sementara fakta masuknya pekerja asing justru menunjukkan bahwa mereka sendiri yang menerima manfaatnya.
“Ini memang sangat berbanding terbalik dengan statmen-statmen pemerintah yang katanya pro kerakyatan, tapi dalam prakteknya sangat-sangat menyengsarakan kepada rakyat,” pungkasnya.
Sumber : Kiblat.net

Tidak ada komentar:
Posting Komentar