• Breaking News

    Top Ad

    Selasa, 17 Mei 2016

    Kontras: Hasil Sidang Etik Kasus Siyono Tidak Adil


    Jakarta – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengaku kecewa atas hasil putusan sidang etik terhadap anggota Densus 88 dalam kasus kematian Siyono. Putusan tersebut dinilai sangat jauh dari rasa keadilan bagi keluarga korban.
    “Mekanisme etik Polri tidak mampu memberikan sanksi yang adil dan hal ini mengecewakan,” ujar Haris Azhar, Koordinator Kontras dalam pers rilis yang disampaikannya pada Senin (27/05) di kantornya, Jl. Kramat II no. 7 Kwitang – Senen, Jakarta Pusat.
    Kontras menilai, penjatuhan sanksi demosi dan permintaan maaf tentunya tidak adil jika dibandingkan perbuatan kedua anggota densus yang menyebabkan tewasnya Siyono.
    “Hal ini disebabkan karena pada dasarnya mekanisme etik hanya terbatas untuk mengkaji pelanggaran prosedur dalam melakukan tindakan kepolisian,” ujar Yati Andriyani membacakan pernyataan KontraS.
    Kontras juga mengkritisi sanksi terberat dalam sidang Propam tersebut, yaitu pemberhentian secara tidak hormat. Hal itu seharusnya dilakukan setelah terlebih dahulu melakukan proses pidana terhadap anggota densus tersebut.
    “Kami mempertanyakan mengapa kepolisian melakukan sidang etik dahulu. Seharusnya kan dilakukan proses pidana lalu etik, supaya jelas pelanggarannya,” pungkas Yati.


    Sumber : Kiblat.net

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Fashion

    Beauty

    Travel